Kekuatan sugesti, saran atau kata-kata yang di terima oleh
indra telinga dan serta merta dilakukan dan diikuti oleh seseorang itu di
namakan sugesti.
Kekuatan sugesti ini sudah di kenal sejak jaman manusia
lahir, ada dua jenis sugesti yaitu positif dan negatif lalu kenapa manusia bisa
di pengaruhi oleh sebuah sugesti sedangkan sugesti tidak lebih dari sebuah
kata-kata, atau bunyi dan suara.
Untuk memudahkan pengertian anda tentang sugesti marilah
kita berpikir dan lepaskan pengetahuan intelek anda yang akan menghambat
pengetahuan kita tentang masalah sugesti. Pikiran manusia dibagi menjadi dua
bagian yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar, pikiran sadar adalah
pikiran dimana kita sedang beraktivitas atau sedang dalam kesadaran penuh
seperti menyetir mobil, membaca buku, mengerjakan tugas kantor dan lain-lain.
Sedangkan pikiran bawah sadar di ibarakan dalam computer
sama seperti software segala mekanisme dalam computer tersimpan dalam alat
tersebut. Begitu juga dengan pikiran bawah sadar adalah tempat menyimpan segala
kesan, pesan yang di timbulkan dari dalam pikiran atau luar pikiran.
Pikiran bawah sadar memiliki kekuatan 70% di bandingkan
dengan pikiran sadar yang hanya memiliki kekuatan 30% hal ini sudah dilakukan
penelitian oleh seorang Prof dr Kelvan vinath Mtk, seorang pakar ilmu psikologi
asal India utara.
Jadi sesungguhnya pikiran bawah sadar merupakan gudang
ingatan, pesan dan memory tidak pernah penuh walau di isi setiap hari. Satu
contoh betapaun anda belajar mengejar ilmu sampai S5 sekalipun masih ada ruang
dalam pikiran bawah sadar anda untuk menampung segala pelajaran yang anda serap
di bangku kuliah tersebut. Sugesti yang kita terima sebenarnya tersimpan rapi
dalam pikiran bawah sadar suatu saat apabila dibutuhkan oleh pikiran sadar maka
akan di munculkan dan bereaksi ke tubuh menjadi sebuah kenyataan. Contoh
sederhana adalah kita sering sekali mendengar atau membaca penyakit tentang
masuk angin, padahal kalau kita berpikir secara rasio dalam ilmu kedokteran
modern tidak ada penyakit masuk angin, dan lebih dalam lagi bukankah kita
bernafas secara otomatis sudah pasti angin ada di dalam paru-paru dan organ
lainya dengan demikian tubuh kita sudah ada anginya.
Namun kebanyakan orang percaya begitu saja ketika
pusing-pusing atau mual hal ini di akibatkan oleh masuk angin padahal bisa saja
akibat mabuk, asam lambung atau yang lainya ini salah satu contoh sugesti
negatif.
Contoh yang lain adalah apa hubunganya sakit kepala dengan
musim hujan, secara rasio berpikir hal ini tidak ada hubunganya tetapi ketika
musim hujan gerimis ada saja yang mengatakan sakit kepala atau pening akibat
kena air hujan.
Kedua contoh tadi merupakan kasus dimana pikiran bawah sadar
menyimpan sugesti negative sewaktu masa kanak-kanak dimana pikiran pada saat
itu tidak bisa membedakan mana yang rasio dan tidak.
Pikiran bawah sadar hanya menyimpan dan mengeluarkan apabila
kondisi dari luar memungkinkan. Sugesti adalah sebuah kata-kata yang mempunyai
kekuatan yang luar biasa.
Bila anda ingin sukses atau ingin merasakan bagaimana
kekuatan sugesti berperan banyak terhadap pikiran dan tindakan kita, cobalah
untuk untuk selalu menghindari kata-kata seperti: saya tidak bisa, saya tidak
mampu, sudah nasib saya, knapa saya begini, kata-kata ini mengandung sugesti
negatife.
Ubahlah kata-kata menjadi lebih positif seperti ini n: saya
pasti bisa, bila Tuhan berkehendak apa yang tidak mungkin bagi saya, saya lebih
tenang saya selalu bahgia dan lain-lain.
Kata-kata yang positif mengandung energi positif bisa anda
bayangkan dari baru lahir sampai usia sekarang berapa juta kita sudah mendengar
kata-kata atau sugesti negative.
Kata-kata sugesti negatif dan positif kita bisa dapatkan
pada bacaan, tontonan, dari teman dekat, orang tua, atau dari orang yang kita
sayangi maka berhati-hatilah...kata pakar dan ahli agama mengatakan gunakan
mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar segala hal-hal yang baik maka
pikiran kita juga menjadi baik.
Lalu ada sebuah pertanyaan bagaimana mungkin saya bisa
mengatakan atau berkata –kata bahagia sedangkan hati saya sangat menderita,
jawabanya adalah seberapa kali anda sudah pernah mencoba dan mempraktekan efek
sugesti ini? Sugesti sama halnya seperti makan cabai yang pedas, ketika anda
memakan cabai tersebut maka pedasnya pasti terasa tetapi kadar pedasnya cabai
berapa persen tergantung seberapa sering anda melatih kata-kata positif.
Anda boleh mencoba..?




0 komentar:
Posting Komentar