Jumat, 23 November 2012

Sisi Lain Generasi Muda


Inilah sisi lain dari anak-anak muda Indonesia yang rela meninggalkan zona kenyamanan demi mewujudkan sebuah keadaan yang lebih baik bagi dunia pendidikan di Indonesia. Melalui Gerakan Indonesia Mengajar, 50 pemuda-pemudi Indonesia Angkatan I, yang terpilih dari 1386 pendaftar, diberangkatkan ke berbagai daerah pedalaman di Indonesia untuk mengajar dan berbagi inspirasi dengan para peserta didik.

Kisah-kisah INSPIRATIF dan pengalaman-pengalaman berharga mereka selama mengajar di daerah pedalaman tersebut dibagikan kepada para pengunjung Indonesia Book Fair (IBF) 2011 di area Panggung Utama pada Minggu 27 November 2011. Talkshow yang fenomenal ini berlangsung selama 120 menit dari pukul 19.00 s/d 21.00 WIB.



Pada kesempatan yang inspiratif ini turut hadir Anis Baswedan selaku pendiri Gerakan Indonesia Membaca. “Mereka rela meninggalkan kenyamanan hidup di kota dan jauh dari keluarga untuk mengabdi di pedalaman sebagai guru,” ucap Anis Baswedan mengawali Talkshow.

Bagi Anis, keterlibatan para pengajar muda ini dilandasi semata-mata oleh ketulusan dan visi menuju perubahan yang lebih baik yang dimiliki oleh masing-masing pengajar muda yang terlibat. “Tidak ada sedikit pun unsur keterpaksaan ketika mereka ingin bergabung dengan Indonesia Mengajar,” tambahnya.

Bagi Roy, salah satu guru muda Angkatan I yang ikut diterjunkan ke pelosok, keputusannya untuk bergabung dengan Indonesia Mengajar dilandasi oleh keyakinan bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa diselesaikan dengan hanya berdiam diri di belakang meja kerja. “Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan saya dan memilih bergabung dengan Indonesia Mengajar,” ucapnya.

Sebelum bergabung dengan Indonesia Mengajar, adalah salah satu pegawai yang bekerja di Bank Indonesia. Tidak berbeda halnya dengan Roy, Wiwin, pengajar muda yang juga ikut hadir dalam acara Talkshow, memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya dan memilih bergabung dengan Indonesia Mengajar.

Ketika ditanya alasan yang melatarbelakangi keputusannya tersebut, Wiwin mengaku tidak bisa memberi jawaban yang memadai. “Bagi saya, keputusan bergabung dengan Indonesia Mengajar adalah panggilan hati,” ucapnya.
Pengalaman-pengalaman Roy dan Wiwin, beserta para guru muda lainnya, kemudian dituangkan ke dalam sebuah buku fenomenal berjudul Indonesia Mengajar : Kisah Para Pengajar Muda di Pelosok Negeri. Buku yang diberi Kata Pengantar oleh Anis Baswedan ini diterbitkan oleh Bentang Pustaka, lini Penerbit Mizan.

Selama pameran berlangsung, stand Penerbit Mizan memberi potongan harga sebesar 20% untuk buku ini. Bagi yang ingin bergabung dengan para pengajar muda lainnya di Indonesia Mengajar, bisa mengunjungi situs resmi Gerakan Indonesia Mengajar di www.indonesiamengajar.org. Talkshow yang sangat INSPIRATIF ini diakhiri dengan book signing oleh Anis Baswedan.

Source :http://www.indonesiabookfair.com

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates